DESA MAJU JAYA – Dalam rangka meningkatkan taraf ekonomi dan menumbuhkan semangat kemandirian di tengah masyarakat, Pemerintah Desa Maju Jaya telah sukses menyelenggarakan kegiatan “Pelatihan Kewirausahaan dan Pemasaran Digital”. Acara yang berlangsung selama dua hari, pada hari Sabtu dan Minggu, 18-19 Mei 2024, ini dipusatkan di Aula Balai Desa dan diikuti dengan antusiasme tinggi oleh puluhan warga dari berbagai kalangan, mulai dari pemuda-pemudi, ibu rumah tangga, hingga para pelaku usaha rintisan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat yang diinisiasi oleh Pemerintah Desa Maju Jaya bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sejahtera. Sebanyak 52 peserta terdaftar mengikuti seluruh rangkaian acara, menunjukkan besarnya minat warga untuk belajar dan mengembangkan potensi diri di bidang wirausaha. Tujuan utama dari pelatihan ini adalah untuk memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan praktis yang relevan dengan tantangan bisnis di era modern.
Kepala Desa Maju Jaya, Bapak Budi Santoso, dalam sambutannya saat membuka acara, menyampaikan harapannya agar pelatihan ini dapat menjadi pemicu lahirnya wirausahawan-wirausahawan baru yang tangguh dari Desa Maju Jaya. “Kami tidak ingin warga kami hanya menjadi penonton di tengah pesatnya perkembangan ekonomi. Kami ingin warga menjadi pelaku utama, menciptakan lapangan kerja bagi diri sendiri dan orang lain,” ujar Bapak Budi. Beliau menambahkan, “Pemerintah Desa berkomitmen untuk terus mendukung setiap langkah warga yang ingin memulai atau mengembangkan usahanya, baik melalui pelatihan, pendampingan, maupun fasilitasi akses permodalan di masa mendatang.”
Selama dua hari, para peserta mendapatkan materi komprehensif yang disampaikan oleh para praktisi dan ahli di bidangnya. Materi yang disajikan tidak hanya bersifat teoretis, tetapi juga diperkaya dengan sesi praktik dan studi kasus yang relevan dengan kondisi di pedesaan. Adapun fokus utama dari materi pelatihan meliputi:
Pelatihan ini menghadirkan dua narasumber kompeten, yaitu Bapak Hendrawan, seorang pengusaha kopi lokal yang sukses merintis usahanya dari nol, dan Ibu Rina Wijayanti, seorang konsultan bisnis dari Dinas Koperasi dan UKM. Suasana pelatihan berlangsung sangat interaktif. Para peserta tidak ragu untuk bertanya dan berdiskusi, terutama saat sesi praktik memotret produk dan membuat konten promosi sederhana. Bapak Hendrawan berbagi kisah inspiratifnya yang memotivasi peserta, sementara Ibu Rina memberikan panduan teknis yang mudah dipahami.
Salah satu peserta, Ibu Siti Aminah, seorang ibu rumah tangga yang hobi membuat aneka kue, merasa sangat terbantu dengan adanya pelatihan ini. “Pelatihan ini benar-benar membuka wawasan saya. Dulu saya hanya berpikir membuat kue untuk dijual ke tetangga saja. Sekarang saya jadi lebih percaya diri dan tahu cara mengemasnya dengan baik, menghitung harga jual yang pas, dan bahkan mempromosikannya lewat media sosial. Saya jadi termotivasi untuk serius menekuni usaha ini,” ungkapnya dengan wajah berbinar.
Kegiatan pelatihan ini ditutup dengan komitmen dari Pemerintah Desa untuk melakukan pendampingan lanjutan. Rencananya, akan dibentuk sebuah forum atau kelompok wirausaha desa sebagai wadah untuk berbagi informasi, pengalaman, dan saling mendukung. Pemerintah Desa juga akan memfasilitasi para peserta yang serius untuk mengurus perizinan usaha seperti Nomor Induk Berusaha (NIB) secara kolektif. Diharapkan, pelatihan ini bukan menjadi akhir, melainkan sebuah langkah awal yang strategis untuk menciptakan ekosistem wirausaha yang dinamis dan berdaya saing di Desa Maju Jaya.
Kirim Komentar