Suasana Balai Desa Maju Jaya terasa lebih semarak pada akhir pekan lalu. Puluhan ibu-ibu warga desa tampak sangat antusias mengikuti Pelatihan Kerajinan Tangan dari Bahan Daur Ulang. Acara ini merupakan inisiatif Pemerintah Desa Maju Jaya yang bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK sebagai wujud nyata pemberdayaan perempuan di desa. Kegiatan inspiratif yang berlangsung selama dua hari, pada Sabtu dan Minggu, 26-27 Oktober 2024 ini, menjadi bukti semangat warga untuk terus belajar dan berkreasi.
Pelatihan kali ini berfokus pada pemanfaatan limbah rumah tangga yang seringkali dianggap tidak berguna, khususnya botol plastik bekas dan sisa kain perca. Di bawah bimbingan langsung Ibu Siti Aminah, seorang pengrajin lokal yang sudah berpengalaman, para peserta diajarkan secara sabar teknik-teknik dasar untuk mengubah sampah tersebut menjadi produk yang indah dan memiliki nilai jual. Produk utama yang berhasil dibuat dalam pelatihan ini antara lain rangkaian bunga hias yang cantik dari botol plastik dan tas jinjing (tote bag) unik dari aneka motif kain perca.
Kepala Desa Maju Jaya, Bapak Budi Santoso, dalam sambutannya saat membuka acara, menyatakan bahwa kegiatan ini memiliki beberapa tujuan penting. "Selain mengisi waktu luang dengan kegiatan produktif, pelatihan ini kami harapkan dapat menjadi bekal keterampilan bagi ibu-ibu untuk membantu meningkatkan perekonomian keluarga," ujarnya. Beliau menambahkan, program ini juga merupakan bagian dari upaya desa untuk mengelola sampah secara lebih bijak dan kreatif. Tujuan utama dari kegiatan ini meliputi:
Selama dua hari pelatihan, para peserta menunjukkan minat dan keseriusan yang sangat besar. Mereka tidak ragu untuk aktif bertanya dan saling membantu satu sama lain, sehingga menciptakan suasana belajar yang hangat, akrab, dan menyenangkan. Di akhir sesi, berbagai hasil kerajinan tangan yang menawan dipamerkan di balai desa. Kualitas produk yang dihasilkan ternyata di luar dugaan, menunjukkan bakat-bakat terpendam yang dimiliki oleh ibu-ibu Desa Maju Jaya.
Pemerintah Desa Maju Jaya berkomitmen untuk terus mengadakan kegiatan serupa secara berkelanjutan di masa mendatang, tentunya dengan variasi jenis kerajinan yang berbeda. Diharapkan, pelatihan ini dapat menjadi langkah awal yang kokoh bagi lahirnya kelompok-kelompok usaha kerajinan di desa yang tidak hanya membawa nama baik desa, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Mari bersama-sama kita dukung dan hargai produk-produk lokal hasil kreativitas warga kita!
Kirim Komentar