Berita Desa

Jalan Aman, Hati Tenang: Desa Sentosa Gelar Sosialisasi Tertib Lalu Lintas Komprehensif

12 November 2025

Administrator

5 Kali dibaca

Dalam era modernisasi yang terus berkembang, mobilitas masyarakat kian meningkat, membawa serta tantangan baru dalam menjaga keselamatan di jalan raya. Kondisi lalu lintas yang semakin padat, bahkan hingga ke pelosok desa, dengan karakteristik jalan yang bervariasi serta interaksi tinggi antara kendaraan dan pejalan kaki, menuntut kesadaran kolektif akan pentingnya disiplin berlalu lintas. Menyadari urgensi tersebut, Pemerintah Desa Sentosa, bekerja sama dengan Kepolisian Sektor (Polsek) Sukasari, sukses menyelenggarakan kegiatan sosialisasi tertib lalu lintas pada hari Sabtu, 26 Oktober 2024. Acara yang bertempat di Balai Pertemuan Desa Sentosa ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran warga dalam mewujudkan lingkungan berlalu lintas yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.

Kegiatan sosialisasi ini disambut antusias oleh ratusan warga Desa Sentosa, mulai dari tokoh masyarakat, pemuda, ibu-ibu, hingga perwakilan pelajar. Kehadiran Kompol Budi Santoso, Kapolsek Sukasari, serta AKP Dian Putri, Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Makmur Jaya, sebagai narasumber utama menambah bobot dan kredibilitas acara. Turut hadir pula Bapak Suryo Atmojo, Kepala Desa Sentosa, perangkat desa, serta anggota Bhabinkamtibmas yang senantiasa mendampingi dan mendukung terselenggaranya acara penting ini.

Dalam sambutannya, Bapak Suryo Atmojo, Kepala Desa Sentosa, menyampaikan apresiasi tinggi atas partisipasi aktif warga dan dukungan penuh dari pihak kepolisian. "Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab kita bersama. Melalui sosialisasi ini, kami berharap warga Desa Sentosa tidak hanya memahami aturan, tetapi juga menjadikannya sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari. Mari kita wujudkan jalan desa yang aman, bukan hanya untuk kita, tetapi juga untuk anak cucu kita yang akan meneruskan perjuangan kita," tegasnya, disambut tepuk tangan hadirin.

Materi sosialisasi yang disampaikan oleh Kompol Budi Santoso dan AKP Dian Putri dikemas secara interaktif dan mudah dipahami, meskipun topik yang dibahas cukup teknis. Mereka menggunakan bahasa yang sederhana, dilengkapi contoh-contoh kasus nyata yang relevan dengan kehidupan di desa. Beberapa poin penting yang ditekankan antara lain:

  • Pentingnya Penggunaan Helm Standar SNI: Dijelaskan bahwa helm bukan hanya aksesori, melainkan pelindung vital kepala saat terjadi benturan. Penggunaan helm yang tidak standar atau tidak dikaitkan dengan benar dapat berakibat fatal dan menyebabkan cedera serius.
  • Kepatuhan Terhadap Rambu dan Marka Lalu Lintas: Meskipun di desa rambu mungkin tidak sebanyak di kota, namun prinsip dasar seperti kecepatan aman, prioritas jalan, dan larangan parkir di tempat tertentu tetap harus diperhatikan. Mengenali dan mematuhi rambu adalah cerminan kedisiplinan.
  • Kelengkapan Surat-surat Kendaraan dan SIM: Narasumber mengingatkan bahwa pengendara wajib memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) yang sesuai dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) yang aktif. Ini adalah bukti legalitas dalam berkendara dan kepemilikan kendaraan yang sah.
  • Larangan Berboncengan Lebih dari Dua Orang: Khususnya sering terlihat di kalangan pelajar dan pemuda, praktik ini sangat berbahaya karena mengurangi kestabilan kendaraan dan melanggar aturan lalu lintas yang berlaku.
  • Prioritas Pejalan Kaki dan Pengendara Sepeda: Di lingkungan desa, interaksi antara kendaraan bermotor, pejalan kaki, dan pesepeda sangat tinggi. Pengendara bermotor diimbau untuk lebih berhati-hati, mengurangi kecepatan, dan memberikan prioritas kepada mereka, terutama di area ramai seperti pasar atau sekolah.
  • Bahaya Berkendara dalam Pengaruh Alkohol atau Narkoba: Ditekankan bahwa ini adalah pelanggaran serius yang dapat mengakibatkan kecelakaan fatal tidak hanya bagi pengendara tetapi juga pengguna jalan lainnya. Kesadaran penuh saat berkendara adalah mutlak.

"Data menunjukkan bahwa sebagian besar kecelakaan lalu lintas disebabkan oleh faktor kelalaian manusia," ujar AKP Dian Putri dalam paparannya. "Oleh karena itu, kesadaran dan disiplin dari setiap individu adalah kunci utama. Jangan pernah anggap remeh aturan sekecil apa pun, karena dampaknya bisa sangat besar dan merugikan banyak pihak. Terlebih lagi di lingkungan desa, seringkali anak-anak juga turut menjadi pengguna jalan, baik sebagai pejalan kaki maupun pengendara sepeda. Oleh karena itu, edukasi dan contoh nyata dari orang dewasa menjadi sangat krusial untuk menanamkan kebiasaan baik sejak dini."

Sesi tanya jawab menjadi bagian yang paling hidup. Warga aktif mengajukan berbagai pertanyaan, mulai dari teknis pembuatan SIM, penanganan kecelakaan ringan di desa, hingga bagaimana menyikapi pengendara yang melanggar di lingkungan sekitar. Narasumber dengan sabar dan lugas memberikan penjelasan yang mencerahkan. Bahkan, ada simulasi singkat tentang cara memakai helm yang benar dan pemeriksaan kelengkapan kendaraan sederhana, yang disambut antusias oleh peserta.

Salah seorang warga, Ibu Aminah, menuturkan, "Kami sangat terbantu dengan sosialisasi ini. Banyak hal yang selama ini kami anggap biasa, ternyata punya risiko tinggi. Sekarang kami jadi lebih paham dan akan lebih berhati-hati saat berkendara." Pernyataan senada juga diungkapkan oleh Budi, seorang pemuda desa, yang mengaku akan segera mengurus SIM dan mengajak teman-temannya untuk lebih taat aturan.

Pemerintah Desa Sentosa berkomitmen untuk tidak berhenti pada sosialisasi ini. Rencananya, akan ada program lanjutan seperti patroli kecil bersama Bhabinkamtibmas dan pembentukan relawan lalu lintas di tingkat RT/RW untuk membantu memantau dan memberikan edukasi berkelanjutan. Selain program yang telah disebutkan, Pemerintah Desa juga membuka ruang bagi inisiatif warga untuk turut berkontribusi, seperti melalui pembentukan kelompok peduli lalu lintas yang dapat menjadi mitra Bhabinkamtibmas dalam menjaga ketertiban. Ini menunjukkan keseriusan desa dalam menciptakan ekosistem berlalu lintas yang lebih baik dan aman secara berkelanjutan.

Sosialisasi tertib lalu lintas di Desa Sentosa bukan sekadar acara seremonial, melainkan langkah konkret menuju terwujudnya lingkungan desa yang lebih aman dan sejahtera. Dengan pemahaman yang lebih baik dan kesadaran yang meningkat, diharapkan angka kecelakaan dapat ditekan seminimal mungkin, serta menciptakan suasana jalan yang lebih aman bagi semua. Mari bersama-sama, mulai dari diri sendiri dan keluarga, menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Ingat, jalan adalah ruang bersama, dan keselamatan adalah tanggung jawab kita semua. Dengan tertib berlalu lintas, kita tidak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga keluarga, tetangga, dan seluruh warga Desa Sentosa. Jadikan keselamatan sebagai budaya yang melekat dan berbudaya, karena jalan aman, hati tenang, dan desa pun semakin maju dan berbudaya.

Kirim Komentar

CAPTCHA Image

Komentar Facebook

Pemerintah Desa

Back Next

Media Sosial

Peta Wilayah Desa

Peta Lokasi Kantor

Alamat:Jl. Raya Senggigi Km 10 Kerandangan
:Kembang Merta
:Masama
:Banggai
Kodepos:83355
Telepon:
Email:

APBD

APBDes 2026 Pelaksanaan

APBDes 2026 Pendapatan

APBDes 2026 Pembelanjaan