Di era digital yang serba cepat ini, kemampuan beradaptasi dengan teknologi menjadi kunci kemajuan, bahkan hingga ke tingkat desa. Menyadari pentingnya hal tersebut, Pemerintah Desa Makmur dengan bangga menyelenggarakan "Pelatihan Live Streaming" yang diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai kalangan. Acara ini bertujuan untuk membekali warga dengan keterampilan digital yang relevan, membuka peluang baru, serta meningkatkan promosi potensi desa secara lebih luas dan modern.
Pelatihan yang sangat dinantikan ini diselenggarakan selama dua hari penuh, pada tanggal 15 dan 16 Mei 2024, bertempat di Balai Desa Makmur yang baru direnovasi. Kegiatan ini merupakan inisiatif kolaboratif antara Pemerintah Desa Makmur, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Jaya Makmur, dan Karang Taruna Bhakti Pertiwi, dengan dukungan penuh dari narasumber berpengalaman di bidang media digital dan pemasaran daring.
Tujuan utama dari pelatihan ini sangat jelas, yakni untuk:
Materi pelatihan disusun secara komprehensif dan aplikatif, mencakup berbagai aspek penting dalam dunia live streaming. Pada hari pertama, peserta diperkenalkan dengan dasar-dasar live streaming, mulai dari definisi, urgensi di era modern, hingga pengenalan platform populer seperti YouTube, Facebook, Instagram, dan TikTok. Sesi ini juga membahas pemilihan perangkat keras dan lunak sederhana yang dapat digunakan (kamera ponsel, mikrofon eksternal, pencahayaan darurat), serta teknik dasar pengambilan gambar, pengaturan suara, dan pentingnya etika serta keamanan dalam berinteraksi di ruang digital.
Memasuki hari kedua, fokus beralih pada strategi yang lebih mendalam. Peserta diajarkan cara merancang konten live streaming yang menarik, termasuk identifikasi target audiens, perencanaan topik yang relevan, dan teknik interaksi yang efektif dengan penonton. Sesi paling diminati adalah pemanfaatan live streaming untuk promosi produk UMKM desa. Narasumber memberikan contoh studi kasus sukses, tips berjualan secara langsung, serta cara membangun narasi menarik untuk memperkenalkan potensi wisata dan budaya desa. Tidak ketinggalan, materi tentang tips mengatasi kendala teknis umum seperti jaringan internet tidak stabil atau masalah baterai, serta potensi pemasaran dan monetisasi dari aktivitas live streaming juga dibahas tuntas.
Narasumber utama dalam pelatihan ini adalah Bapak Andi Wijaya, seorang praktisi media digital dan konten kreator sukses dengan jam terbang tinggi. Beliau dikenal karena kemampuannya menyampaikan materi yang kompleks menjadi mudah dipahami, dibarengi dengan praktik langsung yang interaktif dan penuh inspirasi. Peserta, yang terdiri dari para pelaku UMKM, anggota Karang Taruna, pengelola BUMDes, kelompok PKK, hingga perwakilan perangkat desa, menunjukkan antusiasme yang luar biasa.
"Materinya sangat relevan dengan kebutuhan kami saat ini. Dulu saya hanya tahu cara berjualan lewat WA, sekarang punya gambaran bagaimana live streaming bisa meningkatkan penjualan dan menjangkau lebih banyak pelanggan," ujar Ibu Siti Fatimah, salah satu peserta dari kelompok UMKM keripik singkong, dengan semangat. Senada dengannya, Dimas, perwakilan Karang Taruna, menambahkan, "Kami jadi punya banyak ide untuk membuat acara rutin live streaming tentang kegiatan pemuda desa, atau bahkan sesi tutorial kerajinan lokal. Ini benar-benar membuka mata kami."
Pelatihan live streaming ini bukan sekadar memberikan pengetahuan teknis, melainkan juga menanamkan semangat inovasi dan kemandirian digital bagi warga Desa Makmur. Diharapkan, ilmu yang telah didapat dapat segera diaplikasikan secara nyata untuk kemajuan ekonomi dan promosi desa. Pemerintah Desa Makmur akan terus berkomitmen mendukung inisiatif serupa, menciptakan ekosistem digital yang kuat, dan mendorong setiap potensi warga untuk bersinar di platform daring. Mari bersama-sama wujudkan Desa Makmur yang modern, berdaya saing, dan dikenal luas melalui platform digital.
Kirim Komentar